Bratagroup’s

Sejarah Tiens

January 22, 2009 · Leave a Comment

1992
  • Desember

    President Li Jinyuan mendaftarkan Perusahan Pengembangan Ekonomi TIENS dengan Kawasan Pengembangan Tanggu di Kawasan Pengembangan Ekonomi dan Teknologi di Tianjin (TEDA). Dari sini, TIENS mengawali perkembangan industrinya.

1993

Desember

  • Guna mencapai industrialisasi teknologi kalsium tinggi, Perusahan Pengembangan Ekonomi TIENS membentuk Perusahan Rekayasa Biologi TIENS yang didaftarkan ke Pelaksanaan Industri dan Perdaganan Tianjin.
  • November

    Semua Kalsium Penyerapan Tinggi Alami (Nutrient Super Calcium Powder) menerima Medali Emas dalam Expo Produk Paten, Teknologi Paten, dan Produk Teknologi Sains Baru China.

1994
  • November

    Nutrient Super Calcium Powder TIENS mendapat Medali Emas dalam Pameran Produk Teknologi Kesehatan Terbaik Obat-Obatan bersifat Pencegahan China (China Preventive Medicine Best Health Technology Products Fair) dalam even International Science and Peace Week ke-6.

  • September

    Untuk mentransformasi dengan cepat prestasi saintifik dan teknologi menjadi kekuatan produktif, Grup Tiens berinvstasi dalam pembangunan pabrik, teknologi dan renovasi peralatan. Dengan berkonsultasi dengan para ilmuwan dan pakar terkemuka dari dalam dan luar negeri, Grup Tiens mengatasi berbagai persoalan dalam memproduksi Nutrient Super Calcium Powder. Kelahiran Nutrient Super Calcium Powder pertama TIENS menjadi tanda lahirnya sebuah era suplementasi kalsium dari konsep terapi medis ke konsep terapi makanan.

1995
  • September – November

    TIENS mendirikan cabang di berbagai propinsi, kota dan daerah otonom. Cabang-cabang ini menjadi pijakan bagi perkembangan penjualan monopoli di seluruh pelosok negeri, dengan demikian menunjukkan bahwa Grup Tiens tegak berdiri dengan cepat.

  • 3 Agustus

    Setelah disetujui oleh Pemerintahan Tianjin bagian Industri dan Perdagangan, Baojinfa Business Trade Co. Ltd. yang didirikan oleh TIENS memulai bisnisnya termasuk penjualan langsung jaringan dan penjualan produk kesehatan TAINSHI. Ini menjadi tanda permulaan TIENS dalam marketing penjualan langsung jaringannya.

1996
  • 3 Agustus

    Festival 3 Agustus TIENS pertama diadakan di Wuqing, Tianjin. Para distributor TIENS dari seluruh China berkumpul bersama untuk merayakan Hari Ulang Tahun pertama. Presiden Li Jinyuan mempersilahkan pekerja TIENS untuk “melangkah ke dunia di luar China”. Perayaan ini mencatat berbagai prestasi yang diciptakan oleh pekerja TIENS dan merupakan manifesto TIENS untuk bergerak ke komunitas internasional.

1997
  • Mei

    Dalam konferensi pers Campaign of Supporting Border Areas (Kampanye Mendukung Daerah Perbatasan) Grup Tiens, Grup Tiens mengumumkan keputusannya untuk menyumbang 8 juta RMB ke wilayah-wilayah perbatasan China. 4 juta RMB sumbangan ini akan dipergunakan di Tibet untuk pendidikan setempat dan untuk orang-orang yang membutuhkan sementara 3 juta RMB akan dimanfaatkan di Sinkiang untuk mendanai pendirian TIENS Model Teacher Reward Fund di Prefektur Kashgar dan Hetian. Sisa 1 juta RMB akan dialokasikan ke Sekolah Menengah Atas yang berafiliasi dengan Central University for Nationalities. Kegiatan amal Grup Tiens dipuja-puji oleh para pemimpim negara.

  • Februari

    Nutrient Super Calcium Powder TIENS memenangkan Medali Emas untuk kategori Makanan Sehat dalam Konferensi Kerjasama Penemu, Pengusaha dan Investor Global di New York, Amerika Serikat. TIENS Acupont Treasure mendapat Medali Emas dalam Pameran (Produk) Teknologi Baru dan Penemuan Baru Einstein Internasional Pertama (International Einstein New Invention and New Technology (Products) Fair). Hal ini sangat disyukuri oleh Mr. Song Ping dan Mr. Wang Guangying dan para pemimpin pemerintah pusat lainnya. Mereka menyarankan agar TIENS “membuatnya (TIENS Acupont Treasure) praktis untuk dipergunakan dan memenangkan kehormatan bagi negara kita”.

1998
  • 18 Desember

    Kantor Pusat TIENS mendirikan Kantor Pusat Henderson Center Lantai 20 di Jalan Jian’nei di Beijing.

  • 21 Agustus

    Dalam pesta pergelaran amal bertajuk Hand in Hand to Build a New Great Wall (Bergandengan Tangan untuk Membangun Tembok Raksasa Baru) yang diselenggarakan di Great Hall of the People, Grup Tiens dengan filosofi amalnya menyumbangkan 22 juta RMB dalam bentuk barang dan dana kepada rakyat sebangsa yang wilayahnya sedang dilanda bencana seperti wilayah sekitar Sungai Yangtze, Sungai Nenjiang, dan Sungai Songhuajiang. Mr. Li Jinyuan, Presiden TIENS bertemu dengan kepala negara guna menghargai kontribusinya dalam kampanye anti banjir. Grup Tiens diberi tablet bertuliskan “The People Will Never Forget You” (Rakyat Tidak Akan Pernah Melupakanmu).

  • 21 April

    Dewan Negara mengeluarkan sebuah dekrit yang melarang Multi-Level Marketing. Baik misi nasional maupun pengembangan diri TIENS menuntut Grup Tiens merespon permintaan nasional dan menerapkan strategi transisi untuk operasinya. Grup Tiens memutuskan untuk memasarkan penjualannya melalui system franchise dan dengan menampilkan citra perusahan tunggal dan brand tunggal di 31 propinsi, wilayah otonom, dan kota, Grup Tiens telah mendirikan ratusan franchise di seantero China.

Categories: Serba Serbi

MEETING KOORDINASI

January 22, 2009 · 1 Comment

Meeting koordinasi untuk team coresystem bratasena , tanggal 23 januari pukul :19.30 bertempat di substokis ibu eka pasma , perumahan mandiri 1

Harap kehadiran semua team.

thx

bratagroup

Categories: info

APLI PERANGI MONEY GAME & PYRAMID

January 22, 2009 · Leave a Comment

Upaya APLI memerangi skema Piramida dan money game

Bermula dari terbentuknya Task Force APLI tanggal 16 Agustus 2001 di Hotel Gran Melia, Jakarta, maka mulailah kampanye yang sistematis untuk membendung laju skema piramid dan money game. Tanggal 24 Oktober 2001 bertempat di Hotel Century Park, Jakarta, Task Force APLI mengadakan konferensi pers yang dihadiri 20 wartawan. Task Force APLI ini membeberkan hasil temuannya, termasuk memberi presentasi yang sangat jelas dan detail mengenai cara kerja skema piramid atau money game. Sambutan media massa sangat antusias.

Sepanjang tahun 2001, APLI bekerjasama dengan sejumlah pihak, misalnya Depperindag dan YLKI, menyelenggarakan dialog interaktif di sejumlah stasiun televisi tentang IUPB (Izin Usaha Penjualan Berjenjang), kampanye perlindungan konsumen, sekaligus kampanye anti money game. APLI bersama KADIN menggelar seminar mengenai industri DS/MLM dan bahaya praktek-praktek yang mengancam industri ini. Kampanye anti money game melalui iklan di media cetak juga sangat intensif sepanjang tahun.

Dari berbagai aktivitas tadi, APLI merasakan urgensi perangkat hukum yang cakupannya lebih luas dan segera bisa digunakan oleh pihak berwenang. Maka, sekitar bulan Mei-Juni 2002, Tim Penyusun draft RUU Anti Piramid dibentuk. Koen Verheyen (Amway) menjabat sebagi Ketua Tim, dengan anggota-anggota; Helmy Attamimi (Ketua APLI), Upik Susongko, SH (Tupperware), Aan M.Lubis, SH (Amway), Mustangin, SH(CNI), dan Arsul Sani, SH (Tupperware).

Dari evaluasi APLI nampak bahwa IUPB (SK Menperindag No.73 / 2000) yang ditujukan untuk menyaring dan mencegah munculnya praktek skema piramid atau money game, ternyata kurang efektif. Jangkauannya terbatas dan sanksi hanya sanksi administratif (pencabutan izin usaha berjenjang). Padahal, praktek-praktek skema piramid dan money game makin beragam, makin canggih, dan makin marak, sampai ke pelosok-pelosok daerah. Tak sedikit yang berhasil lolos dengan alibi bahwa usaha mereka tidak termasuk dalam wilayah IUPB.

Melihat gelagat itulah, RUU Anti Piramid makin dikedepankan. Draft disusun oleh tim didasarkan pada UU Anti Piramid dari berbagai negara, seperti Amerika, India, Singapura, Thailand, Cina, dan Malaysia. Narasumber berpengalaman di bidang UU Anti Piramid, Scott Balfour dari AS, memberikan banyak masukan. APLI pun mendapat dukungan dari Depperindag. Budiyono, Direktur Perlindungan Konsumen Depperindag, yang bersama-sama sejumlah pengurus APLI mengikuti Kongres WFDSA ke-IX di Toronto September lalu, mendukung penuh aspirasi APLI. Ia menyarankan supaya APLI memasukkan substansi RUU itu dalam peraturan yang lebih rendah tingkatannya dulu, seperti perbaikan IUPB, dan menjangkau sasaran antara berupa Keppres atau Peraturan Pemerintah.

Perlindungan Konsumen
Hal terpenting lain, disadari keterkaitan erat antara substansi RUU Anti Piramid dengan UU Perlindungan Konsumen (UUPK). Jadi , RUU ini punya pijakan yang kokoh. RUU ini punya potensi mendapat dukungan dari institusi perlindungan konsumen, dan kampanye anti money game, APLI bisa bekerja sama dengan LSM-LSM. Ini langkah strategis untuk menumbuhkan sense of urgency di kalangan pemerintah, LSM, dan masyarakat umumnya tentang UU Anti Piramid.

Indikasi sinergi antara APLI dan peran LPKSM (Lembaga Perindungan Konsumen Swadaya Masyarakat), sudah nampak dalam acara lokakarya “Pelatihan SDM dan Perlindungan Konsumen MLM)”, 30-31 Oktober lalu di Hotel Ibis, Kemayoran-Jakarta. Wakil-wakil LPKSM berharap bisa bekerjasama lebih erat dengan APLI. Ini berarti, APLI sebenarnya punya partner strategis dalam memerangi skema piramid dan money game. Semoga sinergi antara APLI, pemerintah, lembaga-lembaga perlindungan konsumen, dan tentu saja media massa dapat semakin mengefektifkan usaha memerangi skema piramid dan money game, serta mempercepat terwujudnya UU Anti Piramid.

source : apli.or.id

Categories: Serba Serbi · info

PERATURAN BARU MLM

January 22, 2009 · 1 Comment

Ruang gerak usaha dengan sistem penjualan langsung berjenjang atau multilevel marketing (MLM) bakal semakin sempit. Pasalnya, pemerintah akan lebih memperketat aturan yang telah ada. Salah satunya menyangkut penerbitan surat ijin usaha perdagangan langsung (SIUPL). Rencananya, dalam revisi Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) No 13/M-DAG/PER/3/2006 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penerbitan SIUPL, mensyaratkan perusahaan MLM harus memiliki modal minimal Rp 2 miliar.

Dalam Kepmendag 13 yang sekarang berlaku, besarnya modal cuma sebesar Rp 500 juta. “Modal wajib setor harus diperbesar. Ini untuk menghindari maraknya penyalahgunaan SIUP untuk penipuan dengan menghimpun dana masyarakat berkedok MLM,” kata Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran Perusahaan Departemen Perdagangan (Depdag), Zaenal Arifin.

Revisi tak cuma soal permodalan. Investasi asing MLM yang sekarang dilarang, bakal mendapat kelonggaran. “Sudah banyak orang asing yang membentuk perusahaan MLM. Daripada sembunyi-sembunyi, sekalian kita formalkan saja,” kata Zaenal.

Cuma ada syaratnya, investor asing harus menggandeng pengusaha lokal. “Maksimal kepemilikan saham investor asing 60 persen,” tambahnya.

Kemudian, terkait pemberian bonus atau komisi penjualan, pemerintah membatasi sebesar 40 persen dari nilai jual barang. “Bila tidak dibatasi, dikhawatirkan perusahaan itu akan memberikan bonus sebesar-besarnya hanya untuk menarik anggota saja,” kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Depdag, Ardiansyah Parman.

Sementara itu, Ketua Bidang Komunikasi Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) Widarto Wirawan, menyambut baik revisi itu. “Wacana ini sudah bergulir sejak 2007. Sampai sekarang belum terealisasi,” katanya. (Adi Wikanto, Ruisa Khoiriyah/Kontan)

source : kompas.com

Categories: Serba Serbi · info

PERTEMUAN MEDAN

January 22, 2009 · Leave a Comment

Grand NDT Medan
1 Februari 2009
di GarudaPlaza Hotel
Garuda Hall lt.2 Jl. SM.Raja
Pukul : 14.00 – 16.30 WIB

8 Planner Meeting Pk.12.45 – 14.00 WIB
(Khusus distributor dan minimal 8 x pres/bln)

Guest Speaker : Gold Lion Edward Sardjono
( Luxury car, Yacht, Plane And Villa Achiever)

Tiket EB s/d 31 Januari Rp 15.000/org
Tiket box Rp 20.000/org

info tiket : Stokis806 Medan (061 77820552)

Categories: Agenda · Jadwal pertemuan

PERTEMUAN KEDIRI

January 22, 2009 · Leave a Comment

Business Seminar Kediri

Business Seminar Kediri
14 Februari pk.14.00
di hotel lotus (ballroom) Jl. Jaksa Agung Suprapto 26
GS : GL Edward Sardjono
EB 25rb s/d 8 feb
box 35rb

HC Katno 0878-58907339

Focus Meeting Kediri
3 Feb 2009 pk.19.00
di Hotel Penataran
Jl. Dhoho ( Ruang Kekartaji)
syarat Min *3 dan 15x pres/bln

GS : BL Indra Kurniawan

Categories: Agenda · Jadwal pertemuan

PERTEMUAN SURABAYA

January 22, 2009 · 1 Comment

Agenda Pertemuan Surabaya Pebruari 2009

Pertemuan Tak Bersyarat :

  • OPP : tiap Kamis, pk. 19.00, Hall Toko Buku Petra Togamas lt.2, jl. Pucang.
  • Grand OPP : Kamis, 5 Februari, pk. 19.00, GS: *8 Amadeuz Wenan (Ex Kontraktor – Jakarta), Hall Toko Buku Petra Togamas lt.2, jl. Pucang. E.B 7 ribu s.d 3 Februari, T.B 10 ribu. H.C: Hadi 0816.544.8998, stokis 622 Iqbal 0818.272.777
  • BS : Minggu, 15 Februari, pk. 13.00, GS: *8 I Ketut Subagia (Ex Preman yang berubah hidupnya karena Tiens & Core – Bali), Wisma Tiara lt.5, jl. Panglima Sudirman. E.B 15 ribu s.d 12 Februari, T.B 20 ribu. H.C: Hadi 0816.544.8998, stokis 622 Iqbal 0818.272.777
  • NDT : Minggu, 22 Februari, pk. 13.00, Hall Toko Buku Petra Togamas lt.2, jl. Pucang. E.B 7 ribu s.d 3 Februari, T.B 10 ribu. H.C: Hadi 0816.544.8998, stokis 622 Iqbal 0818.272.777
  • VS : Minggu, 1 Maret, pk. 13.00, GS: BL Denny & Irene Setiawan (Ex Pengusaha Komputer, BMW Achiever – Yogya), Multifunction Hall WTC lt.3, jl. Pemuda. E.B 40 ribu s.d 25 Januari, T.B 50 ribu. H.C: stokis 622 Iqbal 0818.272.777

Pertemuan Bersyarat

  • FM : Senin, 2 Februari, pk. 19.00, GS: *8 Hadi Sanjaya, Hall Toko Buku Petra Togamas lt.2, jl. Pucang. Syarat : minimal *3 & 15x presentasi / bulan
  • LM-2 L101P : Senin, 9 Februari, pk. 19.00, Hall Toko Buku Petra Togamas lt.2, jl. Pucang. Syarat : peserta L101P
  • LM-3 L101P : Senin, 23 Februari, pk. 19.00, Hall Toko Buku Petra Togamas lt.2, jl. Pucang. Syarat : peserta L101P

Categories: Agenda · Jadwal pertemuan